Konsep Dan Kajian Geografi



A.   Konsep Geografi
Geografi adalah ilmu yang berusaha menemukan dan memahami persamaan serta perbedaan yang ada dalam ruang bumi. Menurut hasil lokakarya tahun 1988 di Semarang, Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan  dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan atau lingkungan dalam konteks keruangan. Gejala dalam ruang diperhatikan secara seksama, dengan selalu meperhatikan factor alam dan factor manusia. Keterkaitan keduanya membentuk suatu
kesatuan keruangan di kewilayahan yang bersangkutan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa geografi adalah suatu ilmu yang mempelajari pesamaan dan perbedaan fenomena geosfer antara suatu daerah dengan daerah lain dengan hubungan antara manusia dengan alam sera interaksi diantara keduanya.
Ada 10 konsep geografi yaitu :

a.      Konsep Lokasi
b.      Konsep Jarak
c.       Konsep Keterjangkauan
d.     Konsep Pola
e.      Konsep Morfologi
f.        Konsep Aglomerasi(menggerombol)
g.      Konsep Nilai Kegunaan
h.      Konsep Interaksi Interdependensi
i.        Konsep Diferensial Area
j.        Konsep Keterkaitan Ruangan
   
B.      Objek Kajian Geografi

Secara sederhana objek kajian ilmu geografi dibagi menjadi dua, objek material dan objek formal.

a)        Objek Material
Objek material yang umum dan luas yaitu geosfer yang meliputi atmosfer, hidrosfer, litosfer, biosfer, dan antroposfer yang kemudian dapat menimbulkan studi khusus.
                                          
1) Atmosfer,
                                Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelubungi bumi, yang terdiri dari campuran Oksigen (21%), Nitrogen (78%), Karbon dioksida (0,03%), Argon (hamper 1%), Helium dan gas-gas lain(0,01), ditambah uapair yang jumlahnya berpariasi. Atmosfer terdiri dari trofosfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan ekosfer.  

2) Litosfer
Lithosfer, adalah lapisan bumi paling luar, tebalnya kurang lebih 48 km, grafitasinya diantara 2,0-3,0. Lapisan tersebut terdiri dari dua lapisan, yaitu SiAl kepanjangan dari Si (Silikat) dan Al (Alumenium) sedangkan SiMa kepanjangan dari SI (Silikat) dan Ma (Maknesium). SiAl adalah lapisan bumi yang paling atas sedangkan SiMa adalah lapisan bumi yang berada dibawah lapisan SiAl.  

3) Hidrosfer
Hidrosfer adalah lapisan air yang mengelilingi bumi yang meliputi lapisani perairan di darat maupun di laut yang terdiri dari samudra, laut, sungai, danau, gletser, air tanah, mata air, hujan dan air yang termsuk dalam atmosfer.
4) Biosfer
Biosfer adalah lapisan kulit bumi, air, dan atmosfer yang didalamnya terdapat kehidupan organisme, manusia, tumbuh-tumbuhan, binatang, dan mikroorganisme. Biosfer tebalnya hanya beberapa mil saja yang meliputi tanah, air, dan udara.
5) Antroposfer
Antroposfer adalah objek kajian geografi yang mempelajari mengenai lapisan manusia yang merupakan ‘tema sentral’ di antara lapisan lainnya. Tema sentral artinya diutamakan dalam kajiannya. Jadi dalam mengkaji objek studi geografi tersebut diperlukan pengetahuan dari disiplin ilmu lain seperti Klimatologi, Geologi, Hidrologi, dan sebagainya. Singkatnya geografi berkaitan erat dengan ilmu-ilmu lain.

b)        Objek formal Geografi
Objek formal adalah metode atau pendekatan yang digunakan dalam mengkaji suatu masalah. Objek formal geografi secara umum adalah region atau wilayah. Namun, yang dinamakan objek formal geografi sebenaranya adalah cara memandang dan cara bersikap terhadap objek material tersebut dari segi geografi yaitu segi keruangan meliputi pola dan system proses yang terjadi didalamnya. selalu ditanyakan mengapa gejala terjadi dan mengapa hal itu terjadi di tempat atau lokasi tersebut ? misalnya sebuah daerah yang kekurangan air. Dalam hal ini banyak dipelajari bukan saja jumlah ataupun volume air tanah tetepi mengapa hal itu terjadi dilihat dri segi lokasi, fisiografi, dan dan kaitannya dengan lingkunganyang lebih luas antara lain peran manusia, kondisi iklim, geologi, geomorfologi, kondisi lingkungan, dan lain-lain.
Ada tiga hal pokok dalam mempelajari objek formal dari sudut pandang keruangan yaitu :
a.      Pola dari sebaran tertentu dimuka bumi
b.      Keterkaitan atau hubungan sesame antara gejala didalam ruang
c.       Perkembangan atau perubahan yang terjadi pad gejala tersebut didalam ruang.


0 komentar:

Poskan Komentar